Anatomi Sel

Bookmark and Share
Anatomi Sel. Pengertian Sel, sel berasal dari kata latin Cella = Ruangan Kecil

Menurut Robert Brown

“Sel merupakan suatu ruangan kecil yang dibatasi oleh membran, yang di dalamnya terdapat cairan (protoplasma)”

Ptotoplasma terdiri dari sitoplasma (plasma sel) dan nukleus (inti sel).

Di dalam nukleus terdapat nukleoplasma (plasma inti).

Rudolf Virchow

Menyatakan bahwa : “Sel berasal dari sel yang ada sebelumnya”.

Teori “sel berasal dari sel” tersebut diperkuat oleh berbagai eksperimen ahli mikrobiologi France, Louis Pasteur yang dilakukan antara tahun 1859-1860.

Ukuran sel

Ada yang hanya  1-10 mikron (e.g. : bakteri), Ada yang mencapai 30-40 mikron (e.g. : protozoa)

Ada pula yang mencapai beberapa sentimeter (e.g. : serabut kapas)

Meskipun ukuran sel sangat kecil, struktur/susunannya sangat rumit dan tiap bagian sel memiliki fungsi khusus.

Bagian-bagian sel itu tidak dapat berdiri sendiri atau terpisah dari sel. Jadi bagian-bagian itu harus berada dalam kesatuan sel  agar dapat berfungsi secara normal.

Antarbagian sel itu terdapat hubungan dan salaing ketergantungan. Oleh karena itu, sel dipandang sebagai unit terkecil dari mahluk hidup.

Sel sebagai unit terkecil

Disebut demikian karena tidak dapat dibagi-bagi lagi menjadi bagian yang lebih kecil yang berdiri sendiri.

Sel dapat melakukan proses kehidupan seperti melakukan respirasi, perombakan, penyusunan, reproduksi melalui pembelahan sel, dan peka terhadap rangsangan.

Sel sebagi satuan struktural

Karena tubuh mahluk hidup tersusuan atas sel-sel.

Secara fungsional : tubuh mahluk hidup dapat menyelenggarakan kehidupan jika sel-sel penyusunannya berfungsi. Jadi, kegiatan tiap-tiap sel itu-lah yang membentuk organisme. Oleh karena itu, sel disebut juga sebagai satuan fungsional mahluk hidup.

Baca Selengkapnya, Klik Icon Dibawah ini.


Terima kasih atas kunjungannya di blog "Menara Ilmu" semoga artikel  tentang Anatomi Sel  bermanfaat untuk anda.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar